Water Blaster Semarang


Meski sudah lama, foto kenangan ini kami tampilkan ke blog ini. karena setiap kali akan meng-upload kadang terkendala oleh perangkatnya.
Bukan karena apa-apa, hanya karena ini baru pengalaman pertama anak ke 2 kami pergi agak jauh tanpa ibunya. Waktu sebelum berangkat Ibunya sangat mengkhawatirkan kalo diperjalanan mabuk, masuk angin, ntar pulangnya kecapekan dan seterusnya. Sugesti yang dirasakan ibunya tidak terbukti dan si anak tetap enjoy, bahkan merasa senang.

Ada 2 tujuan kami di Semarang, yaitu Water Blaster yang berada di Candi Golf dan Masjid Agung Semarang.

Di sela2 kesibukan bekerja, mengajak si buah hati untuk berekreasi, melihat mereka tertawa, berlari dan memangil nama kita untuk bermain bersama, merupakan Oasis jiwa yang tiada duanya. ( Setidaknya untuk saya ^^”).
Waterblaster berlokasi di Candi Golf Semarang, memerlukan waktu kurang lebih 30-40 menit berkendara dari pusat kota Semarang untuk mencapainya. Tidak terlalu sulit untuk menemukannya memang tapi karena sedikit dan kecilnya papan petunjuk arah menyebabkan saya agak bingung dan hilang arah ( Tersesat tepatnya ^^”). Akhirnya kami sampai juga…..setelah melewati pemeriksaan tas yang ketat ( Razia makanan dan minuman ), Management Waterblaster melarang membawa makanan dan minuman dari luar. Setelah membayar Locker jumbo…baru deh kami bermain air.
Di Masjid Agung Semarang kami sempatkan naik di Menara masjid. Setelah membayar karcis Rp 5000 per orang, kami berhenti di lantai 19. Tak lama pintu pun terbuka. Sekelompok rombongan dari berbagai daerah keluar. Mereka langsung menukar uang dengan beberapa koin Rp 500-an, lalu berlari ke arah teropong besar di puncak menara itu. Koin dimasukkan ke kaki teropong. Kita dapat melihat sampai ke ujung pulau, bahkab perahu di pelabuhan dengan menggunakan teropong.
Karuan rekan-rekannya tak sabar untuk turut melongok lewat teropong. Seorang nenek yang datang dari Jakarta dan jalannya sudah tertatih, tertawa kecil menyaksikan polah anak-anak itu.

Payung bertenaga Hidrolik
Sejak diresmikan Presiden Yudhoyono tahun lalu, MAJT yang terletak di Jln. Gajah Raya, Semarang, Jateng ini telah menjadi tujuan wisata religi masyarakat Jawa Tengah. Dibangun di atas tanah seluas 10 hektar dengan luas masjid lebih dari 7 ribu meter persegi, bangunan utama terdiri dari dua lantai. Lantai pertama untuk jamaah pria, sedang lantai kedua untuk jamaah perempuan. Diperkirakan 6 ribu jamaah bisa tertampung di ruang utama ini.
Untuk perluasan shalat, MAJT yang dibangun sejak 2001 ini dilengkapi plasa seluas 7500 meter persegi yang mampu menampung ribuan jamaah. Plasa ini dinaungi enam buah payung raksasa yang digerakkan dengan tenaga hidrolik untuk membuka dan menutupnya. Hanya saja tidak setiap hari payung ini dikembangkan, hanya hari Jum’at dan hari besar Islam lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: