Ketupat


Ketupat lebaran :
Sudah menjadi tradisi masyarakat jawa, setiap menjelang lebaran bikin ketupat untuk disajikan kepada para tamu, sanak suadara yang akan berkunjung untuk sungkeman. Terutama keluarga yang dalam posisi kekerabatan paling dituakan. Seperti halnya Ibu saya yang saat ini sudah berusia 80 th, diantara 6 Saudara ibu hanya tinggal 2 orang sesepuh yang masih hidup. yaitu Ibu dan adiknya. Sehingga Dalam satu trah (anak cucunya simbah) rumah ibu menjadi tujuan utama kunjungan silaturahmi bagi saudara sepupu, cucu dan juga buyut.

Ibu selalu bikin ketupat dalam jumlah yang lumayan banyak, dalam perkiraan ibu kupat tersebut akan habis pada hari kedua, tanpa basi.

Macam ketupat :
Ketupat dibuat berbagai macam bentuk, seperti Ketupat Luar, Ketupat Tumpeng, Ketupat Shinto, Ketupat Kodok dan Ketupat Panggang. Dalam sejarah, Sunan Kalijaga adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya pada masyarakat Jawa. Beliau membudayakan dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah Lebaran. Pada hari yang disebut Bakda Kupat tersebut, di tanah Jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyam ketupat dari daun kelapa muda. Setelah sudah selesai dimasak, kupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, menjadi sebuah lambang kebersamaan. sebagian ada yang di kendurikan di rumah pemuka masyarakat, untuk didistribusikan kepada fakir miskin yang membutuhkan.

Ketupat sendiri menurut para ahli memiliki beberapa arti, diantaranya adalah mencerminkan berbagai macam kesalahan manusia, dilihat dari rumitnya anyaman bungkus ketupat. Yang kedua, mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah mohon ampun dari segala kesalahan, dilihat dari warna putih ketupat jika dibelah dua. Yang ketiga mencerminkan kesempurnaan, jika dilihat dari bentuk ketupat. Semua itu dihubungkan dengan kemenangan umat Muslim setelah sebulan lamanya berpuasa dan akhirnya menginjak hari yang fitri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: